

Ekspor Unggulan yang Menopang Perekonomian
Tahukah kamu bahwa perekonomian Indonesia sangat ditopang oleh ekspor dari sektor nonmigas? Sepanjang tahun 2024, nilai ekspor Indonesia tercatat mencapai angka fantastis sebesar 264,7 miliar dolar AS. Dari jumlah itu, ekspor nonmigas menjadi penyumbang terbesar, yaitu sekitar 248,8 miliar dolar AS, sementara sisanya, yakni 15,8 miliar dolar AS, berasal dari ekspor minyak bumi dan gas (migas).
Jika melihat lebih dalam, terdapat sejumlah komoditas unggulan yang menjadi tulang punggung ekspor nonmigas Indonesia. Komoditas batu bara masih memegang posisi teratas dengan nilai ekspor mencapai lebih dari 30,4 miliar dolar AS, disusul oleh minyak kelapa sawit senilai 22,2 miliar dolar AS, serta logam dasar bukan besi yang menyumbang sekitar 15,3 miliar dolar AS.
Tak hanya itu, sektor industri seperti besi dan baja, nikel, serta bijih tembaga juga menyumbang angka besar yang sangat signifikan bagi neraca perdagangan nasional. Bahkan produk-produk hilirisasi seperti kimia dasar organik dari hasil pertanian, pakaian jadi (konveksi), hingga kendaraan bermotor dan sepatu olahraga juga tercatat memiliki nilai ekspor miliaran dolar AS.
Menariknya lagi, produk seperti barang perhiasan, bubur kertas (pulp), hingga logam mulia juga masuk dalam daftar ekspor unggulan yang mendukung devisa negara. Data ini menunjukkan bahwa struktur ekspor Indonesia makin beragam, tidak hanya bergantung pada sumber daya alam mentah, tapi juga mulai bergerak ke sektor industri dan manufaktur.
Dengan kontribusi besar dari berbagai sektor tersebut, ekspor nonmigas menjadi penopang utama perekonomian nasional sekaligus menjadi bukti bahwa Indonesia punya potensi besar untuk terus tumbuh di pasar global.
SAM NEWS TV
Tinggalkan komentar